CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Selasa, 22 Maret 2011

Waspadai Gejala Vertigo

Semua orang pasti pernah mengeluh pusing atau sakit kepala. Jika yang dirasakan sakit kepala biasa, mungkin tidak terlalu berisiko. Mungkin dengan mengonsumsi obat pereda nyeri kepala, keluhan sudah beres.

Tapi, lain ceritanya kalau Anda mengalami pusing sampai terasa berputar-putar. Jika terjadi keluhan puyeng seperti ini, sebaiknya jangan Anda remehkan. Bisa jadi Anda terkena vertigo.

"Vertigo adalah gangguan keseimbangan disertai gejala pusing yang khas, berputar-putar," kata Erin Destrini, Dokter Umum dari Klinik Jakarta Medical Center (JMC).
Gejala lain yang menyertai pusing berputar ini adalah pandangan kabur, mual dan muntah, berkeringat dingin, denyut nadi cepat, berdebar-debar, serta telinga terasa penuh dan berdenging.

Erin menjelaskan, penderita vertigo umumnya tidak bisa berdiri tegak ketika terserang vertigo. Untuk meredakan pusing, penderita biasanya berbaring dan menutup mata. "Terkadang tutup matapun, mereka tetap merasa berputar-putar," katanya.

Frekuensi vertigo yang dialami setiap orang berbeda-beda. Ada yang mengalami vertigo beberapa saat saja. Ada pula yang merasakan selama berjam-jam. Bahkan, ada pula vertigo yang berlangsung sampai seminggu.

Serangan vertigo ringan umumnya bisa dihilangkan dengan beristirahat sejenak. Vertigo menjadi berbahaya jika gejalanya parah. Karena menghilangkan keseimbangan, vertigo berat dapat melumpuhkan penderitanya sehingga terjatuh.

"Bagi penderita lanjut usia (lansia) vertigo bisa menyebabkan komplikasi serius pada tubuh," kata Suhanto Kasmali, Dokter Umum di Rumah Sakit Mediros, Jakarta Timur.

Selain itu, secara psikologis, vertigo juga membuat penderitanya mengalami depresi. Untuk menghilangkan vertigo, penderita biasanya mengonsumsi obat anti vertigo yang dijual bebas di pasaran. Namun, para ahli medis sebenarnya tidak merekomendasikan cara ini. Soalnya, obat tersebut hanya menghilangkan gejala, bukan membasmi penyebab vertigo.

Mencari Tahu Penyebabnya

Untuk mencari tahu penyebab vertigo, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Vertigo bisa menunjukkan adanya penyakit serius pada tubuh sehingga terjadi gangguan keseimbangan. "Jadi gejala vertigo ini tidak boleh dianggap enteng," ujar Suhanto.

Vertigo hanya bisa disembuhkan dengan mencari tahu dari mana asal vertigo tersebut. Ada dua jenis penyebab vertigo, yaitu sentral dan periferi. Vertigo sentral mengacu pada otak. Sedangkan periferi terjadi di luar otak, seperti pada telinga dan mata.

Dengan kata lain, tubuh memiliki organ keseimbangan yaitu di telinga bagian dalam. Organ ini nantinya berhubungan dengan otak. Pada umumnya, penderita vertigo mengalami gangguan di bagian otak atau di bagian telinga tersebut.

Untuk mengetahui dengan pasti, penderita harus mengunjungi dokter spesialis neurologi. Penderita juga akan diperiksa dengan Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk mendapat gambaran pembuluh darah.

Gangguan di otak yang menyebabkan vertigo bisa terjadi  karena luka di bagian batang otak. Selain itu, bisa juga dipicu tumor otak atau terjadi penyumbatan pembuluh dara otak yang mengganggu fungsi otak sebagai pengatur keseimbangan tubuh.

Jika tidak ada gangguan di otak, alat-alat keseimbangan dalam tubuh, seperti telinga dan mata akan diperiksa. "Sindrom meniere ini adalah salah satu gangguan pada telinga yang paling sering dikeluhkan pada penderita vertigo," kata Suhanto.

Sindrom meniere adalah kondisi di mana terdapat cairan pada telinga bagian dalam, sehingga menyebabkan vertigo timbul.  Gejala lainnya, rasa penuh di telinga dan berkurangnya pendengaran yang juga berfluktuasi serta telinga berdengung.

Selain telinga, yang  kelelahan yang sangat pada mata juga bisa menimbulkan vertigo. Kelelahan mata bisa terjadi ketika mata dipaksa terus bekerja, kurang tidur, atau seharian menatap layar komputer. "Kebiasaan membaca sambil tiduran atau menonton sambil tiduran juga bisa mengundang vertigo," kata Erin.

Soalnya, ketika tiduran, mata tidak bisa mengatur asupan cahaya dengan baik dan bekerja di luar kemampuan akomodasinya.

Vertigo juga bisa timbul karena keadaan lingkungan, seperti mabuk darat atau mabuk laut. Orang yang mengalami kurang tidur dalam waktu tertentu juga bisa terserang vertigo. Biasanya, vertigo ringan ini bisa hilang jika menghentikan kegiatan tersebut. Misalnya, dengan cara tidur yang cukup atau menghindari perjalanan darat mau pun laut.

Menurut Erin, gejala vertigo ringan bisa diatas dengan mengonsumsi obat antivertigo. Namun, dalam waktu tertentu vertigo masih bisa datang kembali alias kambuh. Jadi sekali lagi, tandas Erin, obat itu hanya menghilangkan rasa sakit bukan menyembuhkan vertigo. (Sanny Cicilia Simbolon)

health.kompas.com

Kamis, 10 Maret 2011

Asal Usul Kehidupan

Teori Generatio Spontanea
Disebut juga teori Abiogenesis pelopornya seorang ahli filsafat zaman Yunani Kuno Aristoteles (384-322 SM) yang berpendapat bahwa makhluk hidup terjadi begitu saja pendapat ini masih terus bertahan sampai abad kc 17 -18 Anthony van Leenwenhoek (abad ke 18) berhasil membuat mikroskop dan melihat jasad renik di dalam air bekas rendaman jerami penemuan Leeuwenhoek (salah seorang penganut teori abiogenesis) memperkuat teori generatio spontanea teori terbukti makhluk hidup berasal dari benda mati (jasad renik berasal dari air bekas rendaman jerarni).

Beberapa ahli berusaha mengadakan penelitian untuk menyangkal teori generatio spontanea antara lain Franscesco Redi, Spallanzani dan Louis Pasteur.

Percobaan Redi dan Spallanzani masih belum dapat menumbangkan teori generatio spontanea karena menurut pendapat para pendukung teori tersebut bahwa untuk dapat timbul kehidupan secara spontan dari benda mati diperlukan gaya hidup dan gaya hidup pada percobaan Spallanzani dan Redi tidak dapat melakukan fungsinya karena stoples dan labu percobaan tersumbat rapat-rapat.

Pasteur mencoba memperbaiki percobaan Spallanzani dengan menggunakan tabung kaca berbentuk leher angsa atau huruf S untuk menutup labu walaupun labu tersumbat udara sebagai “sumber gaya hidup” dapat masuk ke dalam labu. Dengan percobaan ini Pasteur berhasil menumbangkan teori generatio spontanea

Evolusi Kimia
Menerangkan bahwa terbentuknya senyawa organik terjadi secara bertahap dimulai dari bereaksinya bahan-bahan anorganik yang terdapat di dalam atmosfer primitif dengan energi halilintar membentuk senyawa-senyawa organik kompleks. Stanley Miller mencoba mensimulasikan kondisi atmosfer purba di dalam skala laboratorium.

Miller memasukkan gas H2, CH4 (metan), NH3 (amonia) dan air ke dalam alat. Air dipanasi sehingga uap air bercampur dengan gas-gas tadi. Sebagai sumber energi yang bertindak sebagai “halilintar” agar gas-gas dan uap air bereaksi, digunakan lecutan aliran listrik tegangan tinggi. Ternyata timbul reaksi, terbentuk senyawa-senyawa organik seperti asam amino, adenin dan gula sederhana seperti ribosa.

Hasil percobaan di atas memberi petunjuk bahwa satuan-satuan kompleks di dalam sistem kehidupam seperti lipid, gula, asam amino, nukleotida dapat terbentuk di bawah kondisi abiotik. Yang menjadi masalah utama adalah belum dapat terjawabnya bagaimana mekanisme peralihan dari senyawa kompleks menjadi makhluk hidup yang paling sederhana.

Evolusi Biologi
Alexander Oparin mengemukakan di dalam atmosfer primitif bumi akan timbul reaksi-reaksi yang menghasilkan senyawa organik dengan energi pereaksi dari radiasi sinar ultra violet. Senyawa organik tersebut merupakan “soppurba” tempat kehidupan dapat muncul. Senyawa organik akhirnya akan membentuk timbunan gumpalan (koaservat). Timbunan gumpalan (koaservat) yang kaya akan bahan-bahan organik membentuk timbunan jajaran molekul lipid sepanjang perbatasan koaservat dengan media luar yang dianggap sebagai “selaput sel primitif” yang memberi stabilitas pada koaservat.

Meskipun begitu Oparin tetap berpendapat amatlah sulit untuk nantinya koaservat yang sudah terbungkus dengan selaput sel primitif tadi akan dapat menghasilkan “organisme heterotrofik” yang dapat mereplikasikan dirinya dan mengambil nutrisi dari “sop purba” yang kaya akan bahan-bahan organik dan menjelaskan mekanisme transformasi dari molekul-molekul protein sebagai benda tak hidup ke benda hidup.

Teori evolusi kimia telah teruji melalui eksperimen di laboratoriurn, sedang teori evolusi biologi belum ada yang menguji secara eksperimental. Walaupun yang dikemukakan dalam teori itu benar, tetap saja belum dapat menjelaskan tentang dari mana dan dengan cara bagaimana kehidupan itu muncul, karena kehidupan tidak sekadar menyangkut kemampuan replikasi diri sel. Kehidupan lebih dari itu tidak hanya kehidupan biologis, tetapi juga kehidupan rohani yang meliputi moral, etika, estetika dan inteligensia.


Rabu, 15 Desember 2010

kasih

Kasih tdk memandang siapapun,kasih jga tidak bisa di bayar dngan apapun,ksih dpt di rasa dan kasih memberikan kedamaian,keindahan bagi stiap orang yang merasakan kasih sejati yang tulus dan kasih yang sempurna

Kasih itu bagaimana kita memberi yang terbaik buat orang lain, baik itu membahagiakan, tidak merebut kebahagiaan orang lain, membuka pintu hati. Makna lain dari kasih adalah sebuah kata yang indah untuk dikatakan kasih itu berada di hati setiap insan kata-kata kasih yang lahir di sanubari ini jadi sucikan hati, bersihkan. Kasih adalah suatu perasaan.

Kepribadian Bangsa Timur

Begitu banyak keanekaragaman budaya yang belum kita ketahui dan tentunya menarik untuk di perbincangkan salah satunya ialah bangsa timur.

Bangsa timmur memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan bangsa-bangsa lainnya. Orang-orang yang sering membicarakan bangsa timur biasanya menyangka bahwa kebudayaan timur lebih mementingkan kehidupan kerohanian, mistik, pikiran preologis, keramah tamahan, dan gotong royong.

Ketika berbicara bangsa timur terlintas dibrnak saya tentang Indonesia.  Indonesia kaya akan suku bangsa, yang tersebar dari sabang hingga merauke. Tentunya disetiap suku-suku tersebut memiliki karakteristik tersendiri.
Penduduk Indonesia terkenal dengan sikap keramah tamahannya dan gotong royong. Apalagi didaerah pedesaan, rasa kekeluargaannya masih terasa sangat kental.

Penyebab Perubahan Kebudayaan

Seiring dengan perkembangan zaman dari waktu ke waktu tentu terdapat perubahan-perubahan yang terjadi. Tak dapat dipungkiri bahwa yang terjadi saat ini adalah perubahan-perubahan dari masa lalu. Perubahan-perubahan yang terjadi seperti : bertambahnya ilmu pengetahuan, tuntutan ekonpmi yang lebih tinggi, teknologi yang lebih maju, dan masih banyak lagi lainnya yang merujuk kesuatu proses moderenisasi.
Pada saat ini budaya tradisional dianggap sebagai penghambat dari produktifitas, sehingga dipandang perlu digantikan oleh kebudayaan modern yang dianggap lebih produktif. Padahal kebudayaan tradisional perlu dilestarikan untuk menjadi ciri khas tersendiri dari suatu bangsa. Tetapi yang terjadi saat ini budaya tradisional dipandang sebagai budaya yang kolot.
Faktor-faktor yang dianggap melatar belakangi berubahnya kebudayaan adalah keinginan untuk lebih baik, sistem pendidikan yang kebih maju, sikap menghargai hasil karya orang lain , orientasi kemasa depan, sikap mudah menerima hal baru, dan ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang kehidupan tertentu.
Pembaharuan dan penemuan baru juga menjadi latar belakang perubahan kebudayaan seperti kebijakan pembangunan pedesaan, listrik masuk desa, informasi masuk desa, pemberantasan buta huruf, PKK, KB, KUD, intensifikasi pertanian. Hal tersebut diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehingga menambah, melengkapi, bahkan dapat mengganti yang telah ada. Penemuan baru iti juga didorong oleh kesadaran dari masyarakat akan kekurangan-kekurangan dan ketidakpuasan dalam kualitas kehidupan dari anggota masyarakat itu sendiri.